Agresi Militer Belanda I Terjadi Pada Tanggal

Agresi Militer Belanda I Terjadi Pada Tanggal

Agresi Militer Belanda 2 terjadi pada tanggal

1. Agresi Militer Belanda 2 terjadi pada tanggal


19 Desember 1948
semoga membantu .19 Desember 1948

semoga membantu

2. agresi militer belanda I terjadi pada tanggal berapa?


21 Juli - 5 Agustus, 1947tgl 20 juli 1947,,,,,

3. pada tanggal 1 juli 1947 belanda melakukan agresi militer I . jelaskan latar belakang dan dampak terjadinya agresi militer belanda I !


dampaknya menyerang kota yogyakarta

4. Agresi militer Belanda 1 terjadi pada tanggal...... dipulau......., sedangkan agresi militer Belanda 2 terjadi pada tanggal......dikota.Tolong Jawab​


Jawaban:

Agresi Militer Belanda I adalah operasi militer yang digencarkan Belanda di Pulau Jawa dan Sumatera pada 21 Juli - 5 Agustus 1947.

Agresi Militer Belanda II adalah serangan yang dilancarkan Belanda pada 19-20 Desember 1948. Operasi Gagak ini berawal dari serangan di Yogyakarta yang saat itu merupakan ibu kota dan pusat pemerintahan Indonesia.

Penjelasan:

sorry kalo ada kesalahan


5. Agresi Militer Belanda I terjadi pada tanggal?​


Jawaban:

21 Juli 1947

Penjelasan:

Agresi Militer Belanda 1 direncanakan oleh Van Mook, dia merencanakan negara-negara boneka dan ingin mengembalikan kekuasaan Belanda atas Indonesia. Kemudian pada tanggal 21 Juli 1947, Belanda melancarkan aksi militer pertama dengan target utama kota-kota besar di pulau Jawa dan Sumatra

Jawaban:

21 Juli - 5 Agustus 1947

Penjelasan:

Operatie Product" (bahasa Indonesia: Operasi Produk) atau yang dikenal di Indonesia dengan nama Agresi Militer Belanda I adalah operasi militer Belanda di Jawa dan Sumatra terhadap Republik Indonesia yang dilaksanakan dari 21 Juli 1947 sampai 5 Agustus 1947. Operasi Produk merupakan istilah yang dibuat oleh Letnan Gubernur Jenderal Johannes van Mook yang menegaskan bahwa hasil Perundingan Linggarjati pada tanggal 25 Maret 1947 tidak berlaku lagi. Operasi militer ini merupakan bagian dari Aksi Polisionil yang diberlakukan Belanda dalam rangka mempertahankan penafsiran Belanda atas Perundingan Linggarjati. Dari sudut pandang Republik Indonesia, operasi ini dianggap merupakan pelanggaran dari hasil Perundingan Linggarjati.


6. Tanggal berapa meletusnya Agresi Militer Belanda I?


Tanggal berapa meletusnya Agresi Militer Belanda I ?

JAWAB :

Tanggal terjadinya Agresi Militer Belanda I pada tanggal [tex]\boxed{21 \:Juli\:1947}[/tex]

______________________

PEMBAHASAN

Aksi Polisionil atau juga dikenal dengan sebutan Agresi Militer Belanda, adalah operasi militer yang dilancarkan oleh militer Belanda di Jawa dan Sumatera terhadap Republik Indonesia yang dilaksanakan dari 21 Juli sampai 5 Agustus 1947 (aksi pertama) dan dari 19 Desember 1948 sampai 5 Januari 1949 (aksi kedua).

Tujuan utama agresi Belanda adalah merebut daerah-daerah perkebunan yang kaya dan daerah yang memiliki sumber daya alam, terutama minyak. Namun sebagai kedok untuk dunia internasional, Belanda menamakan agresi militer ini sebagai Aksi Polisionil, dan menyatakan tindakan ini sebagai urusan dalam negeri.

______________________

Simak lebih lanjut di Brainly

https://brainly.co.id/tugas/3836776

______________________

#[tex]eager \: to \: learn[/tex]

7. agresi militer Belanda I terjadi pada tanggal... tolongg bantu aku:D​


Jawaban:

21 juli 1947 sampai 4 agustus 1947

maaf jika salah

Jawaban:

Agresi Militer Belanda I atau "Operatie Product" adalah operasi militer Belanda di Jawa dan Sumatera terhadap Republik Indonesia. Agresi ini dilakukan Belanda dari 21 Juli 1947 sampai 5 Agustus 1947.

dimulai tanggal 21 Juli 1947

diakhiri tanggal 5 Agustus 1947.

Penjelasan:

semoga membantu ya


8. Agresi militer Belanda 1 terjadi pada tanggal?


JAWABANNYA PADA TANGGAL 21 JULI 1947kayaknya 21 juli 1947..

9. agresi militer Belanda Belanda 1 terjadi pada tanggal​


agresi militer Belanda Belanda 1 terjadi pada tanggal

jawab=mulai tanggal 21 Juli 1947

#smgmembantu:)

agresi militer Belanda 1terjadi pada tanggal 21 Juli 1947 -5 agustus 1947 .


10. sebutkan tanggal terjadinya Agresi Militer Belanda I dan II


Agresi militer Belanda 1 :
→ 21 Juli 1947
Agresi militer Belanda 2 :
→ 19 Desember 1948

Tujuan dari agresi Belanda 1 dan 2 :
→ untuk menegakkan kembali pemerintah hindia-belanda di Indonesia dan menguasainya.
Semoga membantu^^Agresi militer belanda 1 :
21 juli 1947 - 5 agustus 1947
Agresi militer belanda 2 :
19 desember 1948 - 20 desember 1948

11. Agresi Militer belanda 1 terjadi pada tanggal


Tanggal 21 juli 1947 sampai 5 agustus 1947

12. agresi militer Belanda 1 terjadi pada tanggal...​


Jawaban:

21 Juli 1947

Penjelasan:

"Operatie Product" (bahasa Indonesia: Operasi Produk) atau yang dikenal di Indonesia dengan nama Serangan Militer Belanda I adalah operasi militer Belanda di Jawa dan Sumatera terhadap Republik Indonesia yang dilaksanakan dari 21 Juli 1947 sampai 5 Agustus 1947. Operasi militer ini adalah babak dari Gerakan Polisionil ...

Jawaban:

21 july 1947

Penjelasan:

maaf klo slh


13. agresi militer belanda ll terjadi pada tanggal


19 Desember 1948




maaf klo salah,...
- TANGGAL 19 DESEMBER 1948 TEPAT DI IBUKOTA NEGARA INDONESIA YANG SAAT ITU DIPINDAHKAN KE YOGYAKARTA

14. agresi militer belanda II terjadi pada tanggal


kalau tidak salah, agresi militer 2 terjadi pada tanggal 19 Desember 1948
pada tanggal 18 desember 1948

15. pada tanggal 1 juli 1947 belanda melakukan agresi militer I . jelaskan latar belakang dan dampak terjadinya agresi militer belanda I !


Tujuan utama agresi Belanda adalah merebut daerah-daerah perkebunan yang kaya dan daerah yang memiliki sumber daya alam, terutama minyak. Namun sebagai kedok untuk dunia internasional, Belanda menamakan agresi militer ini sebagai Aksi Polisionil, dan menyatakan tindakan ini sebagai urusan dalam negeri. Letnan Gubernur Jenderal Belanda, Dr. H.J. van Mook menyampaikan pidato radio di mana dia menyatakan, bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan Persetujuan Linggarjati. Pada saat itu jumlah tentara Belanda telah mencapai lebih dari 100.000 orang, dengan persenjataan yang modern, termasuk persenjataan berat yang dihibahkan oleh tentara Inggris dan tentara Australia.

16. Agresi militer belanda II terjadi pada tanggal


19 desember 1948

semoga membantu19desember1948
itu adalah jawabannya

17. Agresi militer Belanda 1 terjadi pada tanggal?


21 Juli 1947


semoga membantuPada tanggal 21 Juli 1947 sampai 5 Agustus 1947.
Semoga membantu

18. agresi militer belanda 1 terjadi pada tanggal ??


Agresi Militer Belanda I adalah operasi militer Belanda di Jawa dan Sumatera terhadap Republik Indonesia yang dilaksanakan dari 21 Juli 1947 sampai 5 Agustus 1947
agresi  militer Belanda  terhadap Republik Indonesia yang dilaksanakan dari 21 Juli 1947 sampai 5 Agustus 1947.


19. agresi militer belanda I dilakukan pada tanggal


21 Juli 1947 sampai 5 Agustus 194721 Juli 1947, terjadi karena Belanda mengingkari perjanjian Linggarjati

20. Sebutkan tanggal agresi militer belanda I


Agresi Militer Belanda I pada tanggal, 21 Jul 1947 – 4 Agt 1947

Sejarah (Cerita) :
Dimulainya operasi militer

Konferensi pers pada malam 20 Juli di istana, di mana Gubernur Jenderal HJ Van Mook mengumumkan pada wartawan tentang dimulainya Aksi Polisionil Belanda pertama . Serangan di beberapa daerah, seperti di Jawa Timur, bahkan telah dilancarkan tentara Belanda sejak tanggal 21 Juli malam, sehingga dalam bukunya, J. A. Moor menulis agresi militer Belanda I dimulai tanggal 20 Juli 1947. Belanda berhasil menerobos ke daerah-daerah yang dikuasai oleh Republik Indonesia di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Fokus serangan tentara Belanda di tiga tempat, yaitu Sumatera Timur, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Sumatera Timur, sasaran mereka adalah daerah perkebunan tembakau, di Jawa Tengah mereka menguasai seluruh pantai utara, dan di Jawa Timur, sasaran utamanya adalah wilayah yang terdapat perkebunan tebu dan pabrik-pabrik gula.

Pada agresi militer pertama ini, Belanda juga mengerahkan kedua pasukan khusus, yaitu Korps Speciale Troepen (KST) di bawah Westerling yang kini berpangkat Kapten, dan Pasukan Para I (1e para compagnie) di bawah Kapten C. Sisselaar. Pasukan KST (pengembangan dari DST) yang sejak kembali dari Pembantaian Westerling|pembantaian di Sulawesi Selatan belum pernah beraksi lagi, kini ditugaskan tidak hanya di Jawa, melainkan dikirim juga ke Sumatera Barat.

Agresi tentara Belanda berhasil merebut daerah-daerah di wilayah Republik Indonesia yang sangat penting dan kaya seperti kota pelabuhan, perkebunan dan pertambangan.

Pada 29 Juli 1947, pesawat Dakota Republik dengan simbol Palang Merah di badan pesawat yang membawa obat-obatan dari Singapura, sumbangan Palang Merah Malaya ditembak jatuh oleh Belanda dan mengakibatkan tewasnya Komodor Muda Udara Mas Agustinus Adisucipto, Komodor Muda Udara dr. Abdulrahman Saleh dan Perwira Muda Udara I Adisumarno Wiryokusumo.

Campur tangan PBB

Republik Indonesia secara resmi mengadukan agresi militer Belanda ke PBB, karena agresi militer tersebut dinilai telah melanggar suatu perjanjian Internasional, yaitu Persetujuan Linggarjati.

Belanda ternyata tidak memperhitungkan reaksi keras dari dunia internasional, termasuk Inggris, yang tidak lagi menyetujui penyelesaian secara militer. Atas permintaan India dan Australia, pada 31 Juli 1947 masalah agresi militer yang dilancarkan Belanda dimasukkan ke dalam agenda Dewan Keamanan PBB, yang kemudian mengeluarkan Resolusi No. 27 tanggal 1 Agustus 1947, yang isinya menyerukan agar konflik bersenjata dihentikan.

Dewan Keamanan PBB de facto mengakui eksistensi Republik Indonesia. Hal ini terbukti dalam semua resolusi PBB sejak tahun 1947, Dewan Keamanan PBB secara resmi menggunakan nama INDONESIA, dan bukan Netherlands Indies. Sejak resolusi pertama, yaitu resolusi No. 27 tanggal 1 Augustus 1947, kemudian resolusi No. 30 dan 31 tanggal 25 Agustus 1947, resolusi No. 36 tanggal 1 November 1947, serta resolusi No. 67 tanggal 28 Januari 1949, Dewan Keamanan PBB selalu menyebutkan konflik antara Republik Indonesia dengan Belanda sebagai The Indonesian Question.

Atas tekanan Dewan Keamanan PBB, pada tanggal 15 Agustus 1947 Pemerintah Belanda akhirnya menyatakan akan menerima resolusi Dewan Keamanan untuk menghentikan pertempuran.

Pada 17 Agustus 1947 Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Belanda menerima Resolusi Dewan Keamanan untuk melakukan gencatan senjata, dan pada 25 Agustus 1947 Dewan Keamanan membentuk suatu komite yang akan menjadi penengah konflik antara Indonesia dan Belanda. Komite ini awalnya hanyalah sebagai Committee of Good Offices for Indonesia (Komite Jasa Baik Untuk Indonesia), dan lebih dikenal sebagai Komisi Tiga Negara (KTN), karena beranggotakan tiga negara, yaitu Australia yang dipilih oleh Indonesia, Belgia yang dipilih oleh Belanda dan Amerika Serikat sebagai pihak yang netral. Australia diwakili oleh Richard C. Kirby, Belgia diwakili oleh Paul van Zeeland dan Amerika Serikat menunjuk Dr. Frank Graham.

Sumber lengkap : Wikipedia Indonesia

Kategori ips