Cara Kerja Jangka Sorong

Cara Kerja Jangka Sorong

Cara kerja jangka sorong

1. Cara kerja jangka sorong


jangka sorong untuk mengukur kedalaman tebal panjang suatu benda dengan rumus su+sn ...cara kerjanya agak ribet jelasinya .cos Dari HP agak susah ngetik soe

2. cara kerja alat jangka sorong​


Jawaban:

a)Pahami bagian bagian jangka sorong

b)Bacalah skala pada jangka sorong

c)Periksa skala dari bagian bagian terkecil

d)Bersihkan benda yang akan diukur

e)Bukalah kunci sekrup

f)Tutuplah rahang jangka sorong


3. Cara kerja jangka sorong gimana? (Singkat)


Jawaban:

mohon bersabar

Penjelasan:

Jawaban: tinggal diukur ketebalan besi/benda apapun

Penjelasan:karena jangka Sorong untuk dipake mengukur ketebalan benda


4. Carilah prinsip kerja jangka sorong


Jangka sorong terdiri dari dua skala yaitu skala utama dengan skala terkecil dalam milimeter (1mm = 0,1 cm) dan skala nonius.

Besarnya setiap skala dalam skala nonius juga menyatakan ketelitian jangka sorong tersebut.yaitu:

a. Apabila panjang skala nonius 9 mm yang dibagi menjadi 10 Bagian yang sama maka mengakibatkan beda satu bagian skala nonius dengan satu bagian skala utama sebesar 1/10 bagian atau 0,1 mm, sehingga ketelitian jangka sorong ini sebesar 0,1 mm atau 0,01cm.

b.Apabila panjang skala nonius 9 mm yang dibagi menjadi 20 bagian yang sama maka mengakibatkan beda satu bagian skala nonius dengan skala utama sebesar 1/20 bagian atau 0,05 mm,sehungga ketelitiannya sebesar 0,05 mm. Pada gambar di bawah ini perhatikan jumlah garis pembaginya.



c. Apabila panjang skala nonius sebesar 9 mm yang dibagi menjadi 50 bagian yang sama mengakibatkan beda skala nonius dengan satu bagian skala utama 1/50 bagian atau 0,02mm,dengan demikian ketelitian jangka sorong menjadi 0,02mm.

Apabila kunci pada jangka sorong dilonggarkan, maka papan skala nonius dapat digerakkan sesuai keperluan. Dalam kegiatan pengukuran objek yang hendak diukur panjang atau diameternya maka dijepit diantara 2 penjepit (rahang) yang ada pada jangka sorong. Panjang objek dapat ditentukan secara langsung dengan membaca skala utama sampai sepersepuluh cm(0,1cm) kemudian menambahkan dengan hasil pembacaan pada skala nonius sampai seperseribu cm (0,001cm).

5. cara kerja jangka sorong


Cara kerja jangka sorong dilakukan pada beberapa langkah :

Lakukan pengenduran dari buat pengunci yang ada dan lakukan pergeseran dari rahang geser, lakukan pemastian bahwa rahang geser yang ada akan dapat bekerja dengan sangat baik. Lakukan pengecekan ketika melakukan pengukuran haruslah dalam melakukan penunjukan dari angka nol. Apabila tidak, lakukan pengaturan terlebih dahulu.Lakukan pembersihan pada bagian permukaan yang ada sehingga tidak akan melakukan kesalahan di dalam melakukan pengukuran karena terdapat kesalahan pengukuran akibat adanya tambahan pengukuran dari sebuah benda.Tutup rahang dan lakukan pengapitan dari benda yang dimana sedang lakukan pengukuran. Posisikan benda yang dimana sedang diukur telah sesuai dengan pengukuran yang dilakukan. Terakhir bacalah skalanya.Pembahasan  

Jangka sorong merupakan sebuah bentukd ari alat pengukur dari besaran satuan panjang dan memiliki ketelitian hingga sebesar 0.1 mm.

Pelajari lebih lanjut

1. Materi tentang  setiap skala tetap pada jangka sorong memiliki nilai 1 milimeter. Apabila jumlah skala nonius jangka sorong sebanyak 40 skala, berapakah ketelitian jangka soron... https://brainly.co.id/tugas/505164

-----------------------------

 

Detil jawaban

Kelas:  7

Mapel:  IPA

Bab:  Bab 1 - Besaran dan Pengukuran

Kode:  7.6.1

Kata Kunci: Jangka, Sorong, Pengukuran


6. bagaimana cara kerja jangka sorong?


1.Awal persiapan, kendurkan baut pengunci dan geser rahang geser, pastikan rahang geser bekerja dengan baik. Sobat hitung jangan lupa untuk cek ketika rahang tertutup harus menunjukkan angka nol. Jika tidak menunjukkan angka nol sobat bisa mensettingnya.2. Langkah/ cara menggunakan jangka sorong selanjutnya adalah membersihkan permukaan benda dan permukaan rahang agar tidak ada benda yang menempel yang bisa sebabkan kesalahan pengukuran.3. Tutup rahang hingga mengapit benda yang diukur. Pastikan posisi benda sesuai dengan pengukuran yang ingin diambil. Lalu tinggal membaca skalanya.

7. Bagaimana cara membaca jangka sorong?


menentukan skala utama dan skala nonius, lalu jumlahkan skala utama dan skala noniusnya1.Ukur benda dengan cara himpit pada alat pengukuran
2.Baca skala utama yang berada pada bagian atas sendiri
3.Baca juga skala nonius,yang garisnya sejajar dengan salah satu garis di skala utama
4.Jika sudah,hasil dari skala nonius kalikan dengan 0,1
5Jumlahkan kedua hasil skala tersebut



Maaf jika terdapat kekurangan

8. Jelaskan cara kerja jangka sorong


cara menggunakan jangka sorong :

1.Awal persiapan, kendurkan baut pengunci dan geser rahang geser, pastikan rahang geser bekerja dengan baik. Sobat hitung jangan lupa untuk cek ketika rahang tertutup harus menunjukkan angka nol. Jika tidak menunjukkan angka nol sobat bisa mensettingnya.

2. Langkah/ cara menggunakan jangka sorong selanjutnya adalah membersihkan permukaan benda dan permukaan rahang agar tidak ada benda yang menempel yang bisa sebabkan kesalahan pengukuran.

3. Tutup rahang hingga mengapit benda yang diukur. Pastikan posisi benda sesuai dengan pengukuran yang ingin diambil. Lalu tinggal membaca skalanya.


9. cara kerja mistar, jangka sorong, mikrometer sekrup, neraca, ampermeter, termometer


a. Pengukuran panjang benda dengan penggaris

Penggaris atau mistar mempunyai ketelitian hingga 0,5 cm.
Penggaris dalam kehidupan sehari-hari banyak jenisnya. Bahan-bahan untuk membuat penggaris, seperti plastik, mika, kain, kayu, dan logam.

Pengukuran yang kamu lakukan harus benar. Pengukuran panjang yang benar adalah skala 0 pada penggaris berimpit dengan ujung benda yang akan diukur panjangnya.

Gambar: Cara Mengukur Menggukan Penggaris

b. Pengukuran panjang benda dengan jangka sorong

Pernahkah kamu mengamati seorang tukang drat yang sedang bekerja mengganti sebuah mur-baut yang telah rusak? Alat apakah yang digunakannya untuk mengetahui ukuran diameter mur-baut yang hendak dibuatnya itu?

Jangka sorong digunakan untuk mengukur diameter bagian luar atau diameter bagian dalam sebuah benda termasuk kedalaman sebuah lubang.
Jangka sorong memiliki ketelitian hingga 0,1 mm.
Selain digunakan oleh tukang drat, jangka sorong juga digunakan oleh tukang kunci duplikat agar kunci yang dibuatnya dapat tepat sama seperti aslinya. Kamu juga dapat menggunakan jangka sorong untuk mengetahui garis tengah pensilmu.

Cara Mengukur Menggunakan Jangka Sorong

Cara membaca hasil pengukuran dengan jangka sorong adalah sebagai berikut.

Gambar: Cara Mengukur Menggunakan Jangka Sorong

1. Jepit benda yang akan diukur dengan rahang jangka sorong. Perhatikan gambar berikut ini.

2. Lihat angka pada skala utama. Pada gambar terlihat nilainya 3,1 cm.

3. Lihat garis pada skala nonius yang segaris lurus dengan garis pada skala utama. Pada gambar terlihat nilainya 0,06 cm.

4. Jadi, diameter benda itu adalah

3,1 cm + 0,06 mm = 3,16 cm.

c. Pengukuran panjang benda dengan mikrometer sekrup

Mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur benda-benda yang berukuran tipis atau yang berbentuk pelat.
Mikrometer sekrup memiliki ketelitian 0,01 mm.
Dalam kehidupan sehari-hari, mikrometer sekrup digunakan tukang servis kulkas dan pompa air untuk mengukur diameter kawat tembaga yang akan digunakan untuk mengganti kumparan kawat yang telah rusak.

Cara Mengukur Menggunakan Mikrometer Sekrup

Cara membaca hasil pengukuran dengan mikrometer sekrup.

1. Benda yang akan diukur dijepit pada rahang mikrometer sekrup. Amati gambar berikut ini.

Gambar: Cara Mengukur Menggunakan Mikrometer Sekrup

2. Lihat angka pada skala utama. Pada gambar terlihat nilainya 8,5 mm.

3. Lihat angka pada skala putar yang membentuk garis lurus dengan sumbu skala utama. Pada gambar terlihat nilainya 0,395 mm.

4. Jadi, tebal benda yang diukur = 8,5 mm + 0,395 mm = 8,895 mm.

Demikian pembahasan tentang pengukuran panjang yaitu cara membaca jangka sorong, cara menggunakan jangka sorong, cara menghitung jangka sorong, cara membaca mikrometer sekrup, cara mengukur jangka sorong, alat ukur jangka sorong, ketelitian jangka sorong, cara mengukur dengan jangka sorong, cara menghitung mikrometer sekrup, cara menggunakan mikrometer sekrup, alat ukur mistar/penggaris, cara membaca alat ukur jangka sorong.

10. jelaskan prinsip kerja jangka sorong


PRINSIP KERJA JANGKA SORONGJangka sorong terdiri dari dua skala yaitu skala utama dengan skala terkecil dalam milimeter (1mm = 0,1 cm) dan skala nonius.Besarnya setiap skala dalam skala nonius juga menyatakan ketelitian jangka sorong tersebut.yaitu:a. Apabila panjang skala nonius 9 mm yang dibagi menjadi 10 Bagian yang sama maka mengakibatkan beda satu bagian skala nonius dengan satu bagian skala utama sebesar 1/10 bagian atau 0,1 mm, sehingga ketelitian jangka sorong ini sebesar 0,1 mm atau 0,01cm.b.Apabila panjang skala nonius 9 mm yang dibagi menjadi 20 bagian yang sama maka mengakibatkan beda satu bagian skala nonius dengan skala utama sebesar 1/20 bagian atau 0,05 mm,sehungga ketelitiannya sebesar 0,05 mm. Pada gambar di bawah ini perhatikan jumlah garis pembaginya.c. Apabila panjang skala nonius sebesar 9 mm yang dibagi menjadi 50 bagian yang sama mengakibatkan beda skala nonius dengan satu bagian skala utama 1/50 bagian atau 0,02mm,dengan demikian ketelitian jangka sorong menjadi 0,02mm.cara kerja jangka sorong adalah
jika ingin.mengukur suatu benda
contoh alumuniium berbentuk.kubus
letakkan.alumunium.di.tempat.lalu geser.rahangnya hingga ke.angka.nol

11. jelaskan dengan detail cara kerja jangka sorong dan mikro meter


Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka.Lakukan pengecekan ketika apakah poros tetap dan poros geser bertemu skala dan skala nonius utama menunjukkan angka nol.Buka rahang dengan menggerakkan pemutar ke arah kiri sampai benda/koin dapat masuk ke dalam rahang.

12. cara kerjanya jangka sorong


1.Awal persiapan,kendurkan baut pengunci & geser rahang geser,pastikan rahang geser bekerja dengan baik.Jangan lupa cek ketika rahang tertutup harus menunjukkan angka nol. Jika tidak menunjukkan angka nol bisa mensettingnya.

2.Bersihkan permukaan benda & permukaan rahang agar tidak ada benda yg menempel yg bisa sebabkan kesalahan pengukuran.

3. Tutup rahang hingga mengapit benda yang diukur.Pastikan posisi benda sesuai dengan pengukuran yg ingin diambil.Lalu tinggal membaca skalanya.

Cara Menggunakan Jangka Sorong untuk mengukur Diameter

Mengukur diameter sama seperti pengukuran sebelumnya,bedanya kalau tadi menggunakan rahang bagian bawah,untuk pengukuran diameter menggunakan rahang atas.Caranya,rapatkan rahang atas lalu tempatkan benda (Cincin) yg akan diukur diameternya.Tarik rahang geser hingga ke-2 rahang menempek & menekan bagian dalam benda.Pastikan bahwa dinding bagian dalam benda tegak lurus dengan skala dalam artian benda jangan sampai miring.

Cara Menggunakan Jangka Sorong untuk Mengukur Kedalaman

Cara menggunakan Jangka sorong untuk Kedalaman prinsipnya sama dengan mengukur Panjang Benda & Diameter.Cukup menempatkan benda yg akan diukur kedalamannya pada tangkai ukur.Tarik rahang geser hingga menyentuh permukaan dalam (Dasar lubang).Usahakan benda yg diukur kedalamannya dalam keadaan statis (Tidak Bergeser)

13. fungsi jangka sorong bagian bagian nya jangka sorong ketelitian jangka sorong cara mengunakan jangka sorong cara membaca sekala jangka sorong


Jawaban:

. ........................


14. Cara kerja Dan gambar jangka sorong


Cara Menggunakan Jangka Sorong
Setelah tahu apa saja bagian-bagiannya, sekarang Anda bisa langsung mempraktikan cara menggunakan jangka sorong yang langkah-langkahnya telah kami susun sebagaimana berikut:

Pertama, tentukan terlebih dahulu cara pengukuran yang paling tepat berdasarkan 3 fungsi bagian pengukur yang terdapat pada jangka sorong.
Bila yang diukur adalah ketebalan atau diameter luar suatu benda, maka kita gunakan rahang bawah untuk menjepit benda tersebut.
Bila yang diukur adalah diameter dalam suatu benda (misalnya diameter dalam pipa), maka kita gunakan rahan atas dengan cara mengulurnya.
Dan bila yang diukur adalah kedalaman, maka kita gunakan penusuk (pengukur kedalaman) yang terletak diujung jangka sorong.

15. Cara kerja jangka sorong dan mikrometer sekrup ?tolong


cara kerja jangka sorong
jangka sorong digunakan untuk mengukur diameter luar silinder,diameter dalam silinder,dan kedalaman sebuah tabung kecil.sekala terkecilnya 0,1mm atau 0,01 cm.
cara kerjanya apa bila sekala utama dan sekala noniusnya berhimpitan maka
contoh
sekala utama:6,5 cm
sekala nonius :(7×0,01 cm)=0,07 cm
rumusnya:sekala utama + sekala nonius
6,5+0,07=6,57 cm

16. apa itu jangka Sorongapa fungsi jangka sorong​


Jawaban:

Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter.

Kegunaan jangka sorong adalah: untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit; untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa, maupun lainnya) dengan cara diulur; untuk mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara "menancapkan/menusukkan" bagian pengukur.

JAWABAN:

JANGKA SORONG UNTUK MENGUKUR SISI DALAM SUATU BENDA


17. Tuiskan cara kerja pengukuran dengan menggunakan jangka sorong, micrometer skrup, voltmeter dan ampermeter


Jawaban:

1.Cara Menggunakan Jangka Sorong:

Geser Rahang Sejauh Ukuran Benda. Rahang yang tidak fix digeser sejauh ukuran benda, setelah itu geser lagi ke arah benda dan pastikan tidak ada jarak atau kedua rahang menyentuh dan menjepit benda. Kunci/Rapatkan Screw Lock. ... Membaca Nilai Jangka Sorong.

2.Cara menggunakan mikrometer sekrup adalah:

1.Objek yang ingin diukur diletakkan menempel dengan bagian poros tetap.

2.Setelah itu, bagian thimble diputar hingga objek terjepit oleh poros tetap dan poros geser.

3.Cara Menggunakan Voltmeter:

Rangkai komponen yang memiliki potensial berbeda secara paralel. Sesuaikan rangkaian arus yang mana harus searah dengan pemasangan kutub-kutub voltmeter. Pastikan bahwa kutub positif dan negatif memiliki potensial yang berbeda. Dari keduanya, kutub positif memiliki potensial tinggi.

4.Pasang alat ukur ini menjadi seri dengan beban yang ada.

Knob pemilih cakupan harus diatur mendekati cakupan yang sesuai atau sudah diprediksi menurut perhitungan arus yang dilakukan secara teori.

Tentukan range batasan ampere dengan cara memutarkan knob pada alat ukur.

Jika anda sudah memastikan rangkaian telah benar, nyalakan sumber tegangan, cermati jarum penunjuk yang ada pada skala V dan juga A. Pembacaan yang tepat dapat ditunjukkan dari posisi jarum yang lebih besar dari 60% skala penuh meter.

Periksa cakupan yang ada jika mendapati simpangan yang terlalu kecil. Anda juga diharapkan mengecek pembacaan cakupan. Bila “Ya” berarti pembacaan masih berada di bawah cakupan pengukuran. Oleh karenanya, anda bisa mematikan power supply. Ubah knob ke cakupan yang lebih kecil.

Setelah itu, hidupkan sumber tegangan dari baca jarum penunjuk lagi agar lebih mudah untuk dibaca.

Step terakhir adalah menghindari kesalahan pemasangan polaritas sumber tegangan. Mengapa? Ha ini akan menyebabkan arah simpangan jarum menjadi berlawanan dengan semestinya. Jangan sampai arus terlalu besar

karena akan merusak jarum penunjuk yang ada pada alat ini.

*Catatan: Dalam pengukuran, perhatikan polaritas ketika anda mengukur Ampere jenis DC.

2. Jenis yang mempunyai Clamp Ampere.

Jenis yang biasanya mempunyai Clamp Ampere adalah model Amperemeter Digital, dalam konteks menyatu maupun terpisah dengan alat ukur. Cara mengukur menggunakan amperemeter ini yaitu:

Anda tidak perlu memutus rangkaian saat mengukur.

Letakkan saja Clamp Ampere di kabel yang ingin diukur.

Sebelum itu, pilihlah range yang sesuai.

jawaban:

Cara menggunakan Jangka Sorong

1.Pertama-tama siapkan objek yang kalian ingin tahu berapa diameternya. Untuk kami, kami menggunakan sebuah koin.

2.buka rahang geser jangka sorong ke sebelah kanan untuk memudahkan memasukkan benda yang akan diukur.

3.Geser lagi rahang ke sebelah kiri dengan rapat agar mendapatkan hasil pengukuran yang optimal.

4.ada dua angka NOL pada jangka sorong di samping. Yang pertama pada skala atas (ujung kiri), yang kedua di baris bawahnya agak ke tengah.

5. Perhatikan garis pertama sebelum angka NOL yang bawah (skala utama). Setelah angka 1 adalah 1,1, kemudian 1,2, 1,3 dan seterusnya. Sehingga disini kita dapat angka 2,5.

6. Perhatikan garis yang berhimpit antara skala atas dan skala bawah (skala nonius). Cari yang menyambung lurus dengan garis dari skala nonius (2,5). Di sini didapat angka 1 atau sesungguhnya 0,01.

7. Jumlahkan dua angka yang di dapat tadi. Maka diameter dari koin ini adalah 2,51 cm.

Mikrometer Sekrup

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

1.

Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka.

2.Lakukan pengecekan ketika apakah poros tetap dan poros geser bertemu skala dan skala nonius utama menunjukkan angka nol.

3.buka rahang dengan menggerakkan pemutar ke arah kiri sampai benda/koin dapat masuk ke dalam rahang.

4.Letakkan benda dintara poros tetap dan poros geser lalu tutup kembali rahang hingga tepat menjepit benda.

5.putarlah Pengunci agar pemutar tidak bisa bergerak lagi. Dengarkan bunyi “klik” yang muncul.

Picture

Picture

6. Pada skala utama (garis berdiri), kami mendapatkan angka 0,3 atau 0,3 mm. Sementara pada skala nonius/skala putar (garis mendatar), kami mendapat 0,01 mm.

7. Dari kedua angka ini dijumlah maka akan mendapat ketebalan dari koin, yaitu 0,31 mm.


18. 1.) Bagaimana cara kerja jangka sorong dan mikrometer sekrup?2.) Jelaskan bagian bagian jangka sorong dan mikrometer sekrup!3.) Apa kegunaan jangka sorong dan mikrometer sekrup?4.) Jelaskan cara membaca jangka sorong dan mikrometer sekrup!​


Penjelasan:

1.Tutup rapat rahang tetap dan rahang geser, kemudian pastikan agar kedudukan skala berada di angka nol. Letakkan benda di tengah tempat ukur jangka sorong. Agar skala tidak berubah-ubah, kunci jangka sorong dengan memutar bagian kunci peluncur2.1) Rahang Luar

Fungsinya adalah untuk mengukur suatu diameter didalam ataupun sisi bagian dalam suatu benda misalnya untuk mengukur diameter hasil pengeboran, diameter tabung, cincin dan lain sebagainya.

Rahang Dalam

Rahang Dalam ini berfungsi untuk mengukur diameter luar maupun sisi bagian luar dari sebuah benda misalnya mengukur lebar dan tebal suatu benda. Bagian Rahang Dalam Jangka Sorong ini terdiri dari Rahang Tetap dan Rahang Geser

2) Rahang Tetap

3) Rahang Geser

4) Pengunci

Bagian pengunci berfungsi untuk menahan bagian-bagian jangka sorong saat proses pengukuran berlangsung

5) Skala Nonius (mm)

Bagian Skala Nonius dalam mm ini berfungsi sebagai skala pengukuran fraksi yang dinilai dalam bentuk satuan mm (milimeter)

6) Skala Utama (cm)

Bagian Skala Utama dalam satuan cm ini mempunyai kegunaan untuk menyatakan ukuran utama suatu benda dalam bentuk satuan centimeter (cm)

7) Skala Utama (Inchi)

Bagian Skala Utama dalam satuan inchi ini mempunyai kegunaan untuk menyatakan ukuran utama sebuah benda dalam bentuk satuan inchi

8) Depth Probe (Tangkai Pengukur Kedalaman)

Bagian depth probe ini mempunyai kegunaan untuk mengukur kedalaman sebuah benda. Misalnya untuk menukur kedalaman sebuah tabunga dan lain sebagainya

MIKROMETER SEKRUP

1) Poros Tetap

berfungsi sebagai penahan saat sebuah benda akan diukur

2) Poros Gerak

sebuah silinder yang bisa digerakan secara maju dan mundur menjauh dan menuju poros tetap

3) Bingkai

menyerupai huruf C atau U

4) Pengunci

mempunyai fungsi untuk menahan poros gerak agar tidak bergerak saat proses pengukuran benda berlangsung

5) Sleeve (Skala Utama)

Sleeve merupakan batang logam tempat dimana skala utama berada (dalam satuan mm)

6) Thimble (Skala Nonius)

Thimble merupakan batang logam yang dapat diputar dan ukurannya lebih besar dari sleeve serta merupakan tempat dimana skala nonius atau skala putar berada (dalam satuan mm)

7) Pemutar

8) Ratchet Knob

Ratchet Knob berfungsi untuk memutar Spindle atau poros gerak saat ujung dari Spindle telah dekat dengan benda yang akan di ukur

3.Untuk penggunaan alat ukur dimensi seperti jangka sorong dan mikrometer skrup yang keduanya mempunyai fungsi hampir sama yaitu untuk mengukur ketebalan, panjang, diameter luar/dalam dan kedalaman objek, masing masing alat ukur tersebut memiliki ketelitian dan keakuratan yang berbeda

4.Jangka sorong:

Misalkan skala utama 2,2 cm berarti:

2,2 cm skala utama

Misalkan skala nonius nya 6 cm berarti:

6 x 0,01 = 0,06 cm skala nonius

lalu tambahkan semua:

2,2 + 0,06 = 2,26 cm

Mikrometer Sekrup

Misalkan skala utama 4,5 mm berarti:

4,5 mm skala utama

Misalkan skala nonius nya 10 mm berarti:

10 x 0,01 = 0,10 (tetapi bila ada hasil koma nol di belakang maka bisa dikatakan 0,1)

Lalu tambahkan semua:

4,5 + 0,1 = 4,6 mm


19. cara menggunakan jangka sorong


cara menggunakan jangka sorong
semoga bermanfaat

20. cara pengoprasian alat ukur jangka sorong itu cara kerjanya/ gimana ya? mohon bantunya...


1.Awal persiapan, kendurkan baut pengunci dan geser rahang geser, pastikan rahang geser bekerja dengan baik. Sobat hitung jangan lupa untuk cek ketika rahang tertutup harus menunjukkan angka nol. Jika tidak menunjukkan angka nol sobat bisa mensettingnya.

2. Langkah/ cara menggunakan jangka sorong selanjutnya adalah membersihkan permukaan benda dan permukaan rahang agar tidak ada benda yang menempel yang bisa sebabkan kesalahan pengukuran.

3. Tutup rahang hingga mengapit benda yang diukur. Pastikan posisi benda sesuai dengan pengukuran yang ingin diambil. Lalu tinggal membaca skalanya.
Kategori fisika