Sanksi Pelanggaran Kode Etik Guru

Sanksi Pelanggaran Kode Etik Guru

sanksi wartawan yang melanggar kode etik profesi

Daftar Isi

1. sanksi wartawan yang melanggar kode etik profesi


Wartawan atau perusahaan pers yang menyebarkan berita bohong dikenai pidana maksimal 500 juta rupiahdiberi hukuman atas organisasinya sendiri itu kalo di indonesia , karena di indonesia di terapkan kebebasan pers

sory gan kalo gak seperti yang di harapkan itu jawaban ari google


2. mengapa masih banyak yang melanggar kode etik profesinya sendiri


karena masih banyak orang indonesia berpendidikan rendah

3. Jelaskan sanksi pelanggaran kode etik pada tempat atau perusahaan bekerja


Jawaban:

Pelanggaran kode kode etik dalam penerbangan

Yang dilakukan pilot,kopilot,pramugari.

Sedikitna ada dua jenis sanksi.

A. Sanksi moral

B. Sanksi dikeluarkan dari organisasi

Penjelasan:

Maaf kalau salah


4. berdasarkan pasal pada kode etik jurnalistik maka yang berwenang memberikan sanksi atas pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh wartawan atau perebit adalah


DK PWI adalah lembaga yang berwenang memberikan sanksi

5. Sanksi-sanksi dalam melanggar kode etik?


peringatan,jika masih mengulangi nya,,maka  akan di kena kan UUD
dikenakan sanksi berpa uang tunai
lw berat akan dikenakan hukuman sesuai pasal yang berlaku, :)

6. sebutkan kode etik guru indonesia dan sanksi bagi pelanggar??


Kode etik guru Indonesia antara lain:

Berbakti membimbing anak didik seutuhnya guna untuk membentuk manusia pembangunan yang berpancasiIa. Mempunyai kejujuran profesionaI daIam menerapkan kurikuIum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing-masing.Berusaha memperoIeh informasi tentang peserta didik sebagai bahan untuk meIakukan bimbingan dan pembinaan.Menciptakan suasana sekoIah sebaik-baiknya yang menunjang berhasiInya proses beIajar mengajar disekoIah. MemeIihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan. Secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan juga meningkatkan mutu dan martabat profesinya. MemeIihara hubungan profesi semangat kekeIuargaan dan kesetiakawanan nasionaI. Secara bersama-sama memeIihara dan juga meningkatkan mutu organisasi profesi guru sebagai sarana perjuangan atau pengabdian. MeIaksanakan segaIa kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.

Sedangkan sanksi bagi pelanggar kode etik guru antara lain:  

Dapat di berhentikan dengan tidak dengan hormat dari jabatan sebagai guru karena telah melanggar sumpah serta janji jabatan, melanggar perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama, dan melalaikan kewajiban dalam melaksanakan tugas selama satu bulan atau bahkan lebih secara terus menerus.Dapat berupa teguranPeringatan tertulisPenundaan pemberian hak guruPenurunan PangkatPemberhentian dengan hormatPembahasan

Kode etik guru sendiri dapat didefinisikan dengan norma atau asas yang harus dijaIankan oIeh guru di lndonesia sebagai pedoman untuk bersikap dan berperiIaku daIam melaksanakan tugas profesinya sebagai pendidik, anggota masyarakat, dan juga warga negara.

Fungsi utama dari kode etik guru sendiri iaIah menjadi seperangkat prinsip dan norma moraI yang mendasari peIaksanaan tugas dan Iayanan profesional guru daIam kaitannya dengan peserta didik, orang tua atau waIi murid, sekoIah dan rekan seprofesi, organisasi profesi, dan pemerintah berdasarkan niIai agama, pendidikan sosiaI, etika, dan kemanusiaan.

Pelajari lebih lanjut

1. Materi tentang alasan perlunya seorang memahami dan mentaati kode etik guru

https://brainly.co.id/tugas/4647615

2. Materi tentang peranan kode etik dalam profesi guru

https://brainly.co.id/tugas/1759211

3. Materi tentang kriteria profesi guru dan kaitan antara kode etik dengan profesi

https://brainly.co.id/tugas/18049796

-----------------------------

Detil jawaban

Kelas: 12

Mapel: PPKn

Bab: Bab 4 - Kasus-kasus Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban Warga Negara

Kode: 12.9.4

#AyoBelajar


7. Sebutkan dan berikan contoh : a. Tujuan kode etik guru. b. Fungsi kode etik guru c. Manfaat kode etik bagi guru


Jawaban:

1. Agar guru memiliki pedoman dan arah yang jelas dalam melaksanakan tugasnya, sehingga terhindar dari penyimpangan profesi. 2. Agar guru bertanggung jawab pada profesinya. 3. Agar profesi guruterhindar dari perpecahan dan pertentangan internal.

Penjelasan:

ok kakak


8. Bagaimana jika terjadi pelanggaran kode etik


Jawaban:

akan terkena hukum dalam uud etik


9. Perbedaan kode etik profesi dan kode etik guru


Jawaban:

1. KODE ETIK PROFESIA. Pengertian Kode Etik Kode etik dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, atau pedoman etisdalam melakukan suatu kegiatan, pekerjaan, bahkan berperilaku. Kode etik suatu profesi adalah norma-norma yang harus diindahkan oleh setiapanggota profesi dalam melaksanakan tugas profesinya dan dalam mengarungi kehidupannyadi masyarakat. Norma-norma tersebut berisi petunjuk-petunjuk bagi para anggota profesitentang bagaimana mereka melaksanakan profesinya. Dalam kode etik profesi juga terdapatlarangan-larangan, yaitu ketentuan-ketentuan tentang apa yang tidak boleh diperbuat ataudilaksanakan oleh mereka yang merupakan anggota profesi. Tidak hanya itu, kode etikprofesi pun berisi tentang tingkah laku anggota profesi pada umumnya dalam pergaulansehari-hari di dalam masyarakat. Dengan demikian kode etik profesi berperan sebagaisarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.B. Tujuan Kode Etik Pada dasarnya tujuan merumuskan kode etik dalam suatu profesi adalah untukkepentingan anggota dan kepentingan organisasi profesi itu sendiri. Secara umum tujuanmengadakan kode etik adalah sebagai berikut: 1. Untuk menjunjung tinggi martabat profesi Dalam hal ini kode etik dapat menjaga pandangan dan kesan dari pihak luar atau masyarakat, agar pihak luar jangan sampai memandang rendah suatu profesi. Oleh karena itu, setiap kode etik suatu profesi akan melarang berbagai bentuk tindakan atau perilaku anggota profesi yang dapat mencemarkan nama baik profesi tersebut terhadap dunia luar. Dari segi ini, kode etik juga sering kali disebut kode kehormatan. 2. Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggotanya Yang dimaksud kesejahteraan di sini meliputi baik kesejahteraan lahir (atau material) maupun kesejahteraan batin (spiritual atau mental). Dalam hal kesejahteraan lahir para anggota profesi, kode etik umumnya memuat larangan-larangan kepada para anggotanya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan kesejahteraan para anggotanya. Dalam hal kesejahteraan batin para anggota profesi, 1

2. kode etik umumnya memberi petunjuk-petunjuk kepada para anggotanya untuk melaksanakan profesinya dengan baik. 3. Untuk meningkatkan pengabadian para anggota profesi Tujuan lain kode etik dapat juga berkaitan dengan peningkatan kegiatan pengabdian profesi, sehingga bagi anggota profesi dapat dengan mudah mengetahui tugas dan tanggung jawab pengabdian dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu, kode etik merumuskan ketentuan-ketentuan yang perlu dilakukan para anggota profesi dalam menjalankan tugasnya. 4. Untuk meningkatkan mutu profesi Untuk meningkatkan mutu profesi kode etik juga memuat norma-norma dan anjuran agar para anggota profesi selalu berusaha untuk meningkatkan mutu pengabdian para anggotanya. 5. Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi, setiap anggota profesi diwajibkan untuk aktif berpartispasi dalam membina organisasi profesi dan kegiatan-kegiatan yang dirancang organisasi. 6. Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi. 7. Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat. 8. Menentukan baku standarnya sendiri.C. Fungsi Kode EtikAdapun fungsi dari kode etik profesi adalah : 1. Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. 2. Sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. 3. Mencegah campur tangan pihak di luar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Etika profesi sangatlah dibutuhkan dalam berbagai bidang. Kode etik yang ada dalam masyarakat Indonesia cukup banyak dan bervariasi. Umumnya pemilik kode etik adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat nasional, misalnya Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), kode etik Ikatan Penasehat HUKUM Indonesia, Kode Etik Jurnalistik Indonesia, Kode Etik Advokasi 2

Penjelasan:

maaf kalau salah


10. sanksi yang diberikan kepada seorang jurnalis yang melanggar kode etik jurnalistik berupa sanksi?


hukum atau denda

maaf kalau salah

11. 18. Berikut ini ciri-ciri dari kode etik, kecuali.... * sanksi kode etik bersifat moral sanksi kode etik bersifat mengikat daya jangkau kode etik terbatas kode etik dibuat oleh lembaga profesi sanksi kode etik bersifat hukum undang-undang


Jawaban:

Yang tidak termasuk ciri kode etik adalah sebagai berikut.

e. Kode etik bersifat hukum undang-undang.

Hal ini tidak tepat karena meski kode etik diakui dalam undang-undang, namun isinya tidak termuat dalam sebuah UU.

Penjelasan:

Kode etik sendiri bersifat terbatas. Artinya kode etik berlaku hanya untuk kalangan tertentu. Contohnya kode etik kedokteran hanya berlaku untuk para petugas medis, tidak termasuk pengacara atau pihak di luar profesi tersebut.

Pelajari lebih lanjut tentang materi kode etik pada https://brainly.co.id/tugas/21638197

#BelajarBersamaBrainly


12. Apa pendapatmu jika ada seseorang yang melanggar kode etik profesinya? Apakah perlu diberikan sanksi kepadanya?


kalau subuah kesalahan yang dilakukan itu berat dan baru dilakukan sekali , maka diberikan sansi. bila perilaku itu dilakukan kembali, maka sansi yang diberika harus lebih tegas dari sansi sebelumnya. 

13. berikan 1 contoh pelanggaran kode etik oleh guru dalam pelaksanaan proses belajar mengajar​


Mengaburkan fungsi guru sebagai sosok panutan atau teladan yang baik terhadap anak didik.

Adanya sikap sinis dan tidak percaya dari masyarakat terhadap profesi guru karena dianggap tidak bisa membuat anak didik menjadi lebih baik.

Mengaburkan profesi Guru sebagai pembimbing atau orang tua kedua buat anak didik.


14. Perbedaan kode etik dengan hukum adalah hukum memiliki fungsi mengatur dengan sanksi konkret sedangkan kode etik?


kode etik hanya lah sebuaha aturan yang berbatas pada wilayah teritorial tertentu dan tidak berlaku secara umum namun ada kalanya.

15. Berdasarkan pasal dalam kode etik jirnalistik.maka yang berwenang memberikan sanksi atas pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh wartawan atau penerbitan adalah.... A.pemerintah B.dewan pers C.masyarakat D.PWI E.presiden


B. Dewan Pers
.......B.dewan pers...............

16. Insan pers yang melanggar kode etik profesinya akan mendapat sanksi


1. Pemberitaan kasus Antasari yang melibatkan wanita bernama Rani oleh TV One

Menurut Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tribuana Said, Selasa, saat diskusi Bedah Kasus Kode Etik Jurnalistik di Gedung Dewan Pers, indikasi pelanggaran tersebut dapat dilihat dari pemberitaan yang kurang berimbang karena hanya menggunakan pernyataan dari pihak kepolisian saja.
Selain itu, Tribuana menambahkan, narasumber yang dipakai hanya narasumber sekunder saja, misalnya keluarga Rani dan tetangga Rani, bukan dari narasumber utama.

Pasal yang dilanggar oleh divisi berita TV One dalam menyiarkan pemberitaan Antasari – Rani adalah Pasal 3: Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah. Dalam kasus di atas, wartawan TV One hanya menggunakan pernyataan dari pihak kepolisian, tidak menggunakan data dari narasumber utama yaitu Antasari atau Rani.

2. Kasus wawancara fiktif terjadi di Surabaya. Seorang wartawan harian di Surabaya menurunkan berita hasil wawancaranya dengan seorang isteri Nurdin M Top. Untuk meyakinkan kepada publiknya, sang wartawan sampai mendeskripsikan bagaimana wawancara itu terjadi. Karena berasal dari sumber yang katanya terpercaya, hasil wawancara tersebut tentu saja menjadi perhatian masyarakat luas. Tetapi, belakangan terungkap, ternyata wawancara tersebut palsu alias fiktif karena tidak pernah dilakukan sama sekali. Isteri Nurdin M Top kala itu sedang sakit tenggorokkan sehingga untuk berbicara saja sulit, apalagi memberikan keterangan panjang lebar seperti laporan wawancara tersebut. Wartawan dari harian ini memang tidak pernah bersua dengan isteri orang yang disangka teroris itu dan tidak pernah ada wawancara sama sekali.

Wartawan dalam kasus di atas melanggar Kode Etik Jurnalistik Pasal 2 dan Pasal 4. Pasal 2 bernunyi: Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik. Pasal 4 berbunyi: Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul. Wartawan tersebut tidak menggunakan cara yang professional dalam menjalankan tugasnya. Ia tidak menyebarkan berita yang faktual dan tidak menggunakan narasumber yang jelas, bahkan narasumber yang digunakan dalah narasumber fiktif. Wawancara dan berita yang dipublikasikannya merupakan kebohongan. Tentu ini merugikan konsumen media. Pembaca mengkonsumsi media untuk memperoleh kebenaran, bukan kebohongan. Kredibilitas harian tempat wartawan tersebut bekerja juga sudah tentu menjadi diragukan.

3. Kasus bentrok saptol PP dengan warga memperebutkan makam Mbah Priok belum usai. Banyak hal bisa dilihat dari kasus ini, di antaranya soal bagaimana televisi menyiarkan kasus ini. Saat terjadi bentrok, banyak televisi menyiarkan secara langsung. Adegan berdarah itupun bisa disaksikan dengan telanjang mata tanpa melalui proses editing.

Penyiaran langsung gambar korban bentrokan di Koja, Tanjung Priok, merupakan pelanggaran Kode Etik Jurnalistik Pasal 4: Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.

Gambar korban berdarah-darah dikategorikan sebagai berita sadis, dan tidak semua konsumen media dapat menerimanya. Pihak keluarga korban yang kebetulan sedang menonton televise pun bisa menerima dampak psikologis atau traumatis jika melihat kerabatnya mengalami luka yang mengenaskan.


17. 1. Cari kode etik guru Indonesia?2. Apa saja pelanggaran kode etik itu?3. Lalu apa saja saksinya?​


Jawaban:

1. Kode Etik Guru :

Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila. Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan rasa tanggung jawab bersama terhadap pendidikan. Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya. Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian. Guru melaksanakan segala kebijaksanaan pemerintah dalam bidang pendidikan.

2. Pelanggaran kode etik : dijawab yang lain ya maaf

3. Saksi : dijawab yang lain ya maaf

Penjelasan:

Jawaban:

kode etik guru indonesia yaitu

1. Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila.

2. Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional.

3. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan.

4. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar.

5. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan rasa tanggung jawab bersama terhadap pendidikan.

6. Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.

7. Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian.

8. Guru melaksanakan segala kebijaksanaan pemerintah dalam bidang pendidikan.

pelanggaran kode etik profesi guru merupakan pelanggaran terhadap suatu norma, nilai dan aturan profesional tertulis yangsecara tegas menyatakan apa yang benar dan baik bagi suatu profesi dalam masyarakat.

Sanksi terhadap guru dapat juga terdiri:

1. Teguran

2. Peringatan tertulis

3. Penundaan pemberian hak guru

4. Penurunan Pangkat

5. Pemberhentian dengan hormat

6. Pemberhentian tidak dengan hormat

semoga bermanfaat makasih


18. Pelanggaran terhadap kode etik jurnalistik yang dilakukan oleh wartawan akan mendapat sanksi


mungkin dapat sanksi

19. apa sanksi pasal 5 kode etik jurnalis?​


Sanksi yang dapat dikenakan terhadap jurnalis tergantung pada tempat di mana jurnalis tersebut bekerja dan organisasi jurnalisme yang bersangkutan. Beberapa organisasi jurnalisme mungkin memiliki mekanisme intern untuk menangani pelanggaran kode etik, termasuk memberikan peringatan atau memberhentikan jurnalis yang terlibat dalam tindakan tidak terhormat. Di beberapa negara, jurnalis yang melanggar hukum privasi mungkin dapat dikenai sanksi hukum, seperti denda atau bahkan penjara.


20. apa pendapatmu jika ada seseorang yang melanggar kode etik profesinya?apakah perlu diberi sanksi kepadanya?


seseorang yang melanggar kode etik tentu harus diberi sanksi agar mendapat efek jera dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. karena bukan hanya dia saja yang akan kena imbasnya, kita yang memiliki profesi yang sama juga akan di cap jelek  walaupun kita tidak ikut andil melakukan pelanggaran


Kategori ppkn